Connect with us

Warta

ADVAN NASA Sematkan Teknologi Vivid Display

Published

on

Jakarta – ADVAN selalu menghadirkan sejumlah fitur dan teknologi inovatif yang berguna bagi konsumen muda dalam menunjang aktivitas harian mereka. ADVAN NASA, smartphone terbaru dari ADVAN yang resmi dikenalkan di pasar Indonesia awal November 2019 ini menawarkan beragam fitur unggulan bagi para pengguna, salah satunya dalam hal tampilan layar melalui teknologi Vivid Display.

“Bukan hanya menghadirkan tampilan layar yang luas, pengalaman visual serta user experience kami maksimalkan melalui implementasi teknologi Vivid Display, yang mampu meningkatkan tampilan warna dan kontras layar secara signifikan. Berbagai aktivitas media sosial menjadi semakin nyaman dengan ADVAN NASA,” kata GM Marketing ADVAN Aria Wahyudi.

Kehadiran Vivid Display di ADVAN NASA memberikan pengaruh positif pada tingkat kekayaan warna yang dihasilkan pada layar smartphone.

dengan color gamut yang lebih komplit di ADVAN NASA, pengguna bisa mendapatkan hasil gambar yang tajam dan warna yang lebih jelas saat menikmati konten pada smartphone seperti memantau time line Facebook, melihat foto di feed Instagram, membaca berita di Twitter maupun bekerja menggunakan smartphone. Tentunya akan membuat pengguna menjadi “Social Media Hero”.

Pemanfaatan teknologi layar ini juga mampu menambah tingkat kecerahan layar pada smartphone menjadi lebih terang dibandingkan dengan layar smartphone pada umumnya yang dapat diatur penggunaannya.

Highlight display di ADVAN NASA juga mampu menyajikan tayangan konten smartphone yang tetap jernih, meski terpapar langsung cahaya kuat atau sinar matahari.

ADVAN NASA sendiri menggunakan jenis layar dengan panel IPS LCD berukuran 5.2 inci dengan resolusi qHD (960×540 pixels) dan memiliki aspect ratio 16:9, untuk memastikan tampilan yang luas saat pengguna membuka aplikasi media sosial.

Layar yang digunakan ADVAN NASA ini masih terbilang hemat konsumsi baterai. Kombinasi dengan sistem manajemen power yang baik di ADVAN NASA mampu menghadirkan efisiensi dan pengguna tidak perlu takut baterai akan cepat habis.

Melengkapi kecanggihan layar yang diusungnya, ADVAN NASA hadir dengan desain kekinian yang tercermin dari Fashion glaring color dan hadir dalam tiga pilihan warna; Bright Blue, Dark Black dan Green.

Advan Nasa mengadopsi konsep 2.5D yang menawarkan detail bodi menawan dan tetap nyaman digunakan. Dimensinya tidak terlalu besar, dengan ketebalan hanya sekitar 0,85cm. Cukup tipis dan pastinya ADVAN NASA akan nyaman digenggam maupun disimpan di dalam saku baju atau celana.

Ditawarkan dengan banderolan harga Rp 749.000,-, ADVAN NASA akan tersedia secara Online di Official Store ADVAN Shopee serta Tokopedia Flash Sale pada 11 November 2019. (adv/adv)

Source link

Agen Poker Online Terpercaya


IDN Play : MEDALPOKER adalah Network Multiplayers Terbesar, Referral Terbaik dan Terpercaya untuk Permainan IDN Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa Indonesia.

Agen Poker Online Terpercaya

(Poker, Domino QQ, Bandar Ceme, Capsa Susun)

Indonesia — Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa

MEDALPOKER
www.medal-poker.com/88

————————————————————————

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Warta

Antisipasi Ombak Besar, Rowing Akan Latihan di Ancol

Published

on

Jakarta – Pelatnas rowing berencana mematangkan persiapan atlet di pantai Ancol, Jakarta Utara. Mereka berlatih untuk mengantisipasi gelombang tinggi.

Rowing, di SEA Games 2019, akan digelar di venue perairan laut Kamana Sanctuary, Triboa Bay, Subic, dan finis di pantai Dungaree, mulai 4 November. Ini menjadi kali pertama rowing diperlombakan di perairan laut.

Pelatih pelatnas rowing, Muhammad Hadris, mengatakan perlombaan di air laut cukup berisiko. Sebab, perahu terbalik jika digoncang ombak besar.

Untuk itu, selain latihan basu ball (bola keseimbangan) yang dilakukan selama dua pekan terakhir, Hadris juga berencana memboyong timnya ke perairan laut di Jakarta. Mereka akan bertolak sepekan sebelum ke SEA Games 30 November.

“Kemungkinan pantai Ancol karena di sana gelombang ombaknya besar. Jadi latihan di sana. Kami sudah bicara dengan PODSI DKI,” kata Hadris usai latihan di Waduk Jatiluhur, Senin (11/11/2019).

Langkah ini juga mengantisipasi waktu adaptasi di Filipina yang sedikit. Meski begitu, menurut Hadris, situasi ini bisa jadi menguntungkan buat timnas Indonesia.

“Di Filipina itu hanya mendapat kesempatan tiga hari untuk adaptasi. Jadi 30 November sampai pasang alat perahu, kemudian tanggal 1-3 November bisa mulai latihan sebelum lomba,” dia menjelaskan.

“Di luar catatan waktu bisa lebih cepat bisa lambat, karena kalau ada gelombang bisa saja (perahu) berhenti atau terbalik. Tetapi bisa jadi peluang (besar) karena didorong arus (jadi perahu) bisa cepat.”

Simak Video “Menpora Boyong Pemenang Piala Presiden eSports ke Pelatnas SEA Games
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/mrp)

/st

Source link

Agen Poker Online Terpercaya


IDN Play : MEDALPOKER adalah Network Multiplayers Terbesar, Referral Terbaik dan Terpercaya untuk Permainan IDN Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa Indonesia.

Agen Poker Online Terpercaya

(Poker, Domino QQ, Bandar Ceme, Capsa Susun)

Indonesia — Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa

MEDALPOKER
www.medal-poker.com/88

————————————————————————

Continue Reading

Warta

Trump Tampik Pernyataan China, Wall Street Dibuka Jatuh

Published

on

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka jatuh pada Senin (11/11/2019) menyusul bangkitnya kembali kekhawatiran seputar prospek perjanjian dagang antara AS-China dan memanasnya kondisi politik di Hongkong.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat pekan lalu (8/11/2019) membantah pernyataan pejabat China yang mengatakan bahwa kedua belah pihak sepakat mencabut tarif yang sebelumnya telah diberlakukan. Pernyataan ini membanting ekspektasi positif pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 156 poin (-0,6%) pada pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB), dan membaik menjadi 105,96 poin (-0,38%) ke 27.575,28 selang 20 menit kemudian. Indeks Nasdaq turun 42,3 poin (-0,5%) ke 8.433,78 sementara indeks S&P 500 tertekan 12,58 poin (-0,41%) ke 3.080,76.

Saham Cisco menjadi pemberat utama Dow Jones, dengan melorot 1,8%, disusul saham Home Depot dan Caterpillar yang masing-masing melemah di kisaran 1%.

Bulan lalu, Dow Jones menguat 3%, sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq melompat 4% dan 5%. Sepanjang tahun, Dow Jones menyentuh rekor tertinggi sebanyak delapan kali, dan terakhir dicatatkan pada Jumat pekan lalu. Di sisi lain S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menyentuh rekor tertinggi 19 dan 14 kali.

“Setelah reli kuat yang menutup koreksi Agustus, banyak bursa saham global yang menjadi jenuh beli dalam jangka pendek,” tutur Chief Market Strategist Miller Tabak Matt Maley, dalam laporan risetnya, sebagaimana dikutip CNBC International.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan situasi di Hong Kong, di mana polisi setempat melepas tembakan ke arah pendemo dan melukai satu orang. Sementara itu, satu warga Hong Kong dibakar oleh pihak tak dikenal ketika di keramaian dan dalam kondisi kritis.

Bursa saham Hong Kong anjlok dalam sehingga Hang Seng terperosok 2,6%.

TIM RISET CNBC INDONESIA





(ags/ags)


/ft

Source link

Agen Poker Online Terpercaya


IDN Play : MEDALPOKER adalah Network Multiplayers Terbesar, Referral Terbaik dan Terpercaya untuk Permainan IDN Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa Indonesia.

Agen Poker Online Terpercaya

(Poker, Domino QQ, Bandar Ceme, Capsa Susun)

Indonesia — Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa

MEDALPOKER
www.medal-poker.com/88

————————————————————————

Continue Reading

Warta

Ini Alasan Indonesia Harus Luncurkan Satelit Sendiri

Published

on

By

Jakarta – Dengan punya bandara antariksa sendiri yang rencananya akan dibangun di Biak, Papua, kita akan bisa meluncurkan satelit buatan negeri sendiri, dari negeri sendiri. Sebuah rencana yang sangat ambisius. Untuk apa?

Dikatakan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, layanan berbasis satelit sudah jadi kebutuhan manusia modern.

“Untuk komunikasi, broadcasting, navigasi, pencitraan dan pemantauan Bumi, itu semua pakai satelit,” kata Djamal, dalam wawancara Blak-blakan detikcom baru-baru ini.




Sebagai gambaran begitu pentingnya satelit sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia zaman sekarang, ambil contoh ketika pada 2017 satelit Telkom 1 mengalami gangguan.

Untuk diketahui, satelit salah satunya juga digunakan untuk komunikasi data perbankan. Nah, ketika satelit Telkom 1 mengalami gangguan, ATM yang memanfaatkan satelit itu menjadi offline dan sekian banyak pengguna tidak bisa terlayani. Itu hanya gambaran kecil betapa manusia modern bergantung pada satelit.

Disebutkan Djamal, rata-rata satelit berumur pendek sehingga dengan cepat akan berganti-ganti dengan satelit yang baru. Maka, kebutuhan akan satelit begitu besar.

“Satelit komunikasi generasi awal (satelit) Palapa misalnya itu umurnya 5 tahun. Kalau satelit generasi sekarang seperti milik BRI, Telkom, PSN itu bisa 20 tahun. Walapun 20 tahun itu dalam hitungan aktivitas manusia tergolong pendek. Belum lagi untuk satelit kecil itu umumnya 3-6 tahun,” rincinya Djamal.

Bisa dibayangkan dengan besarnya kebutuhan masyarakat Indonesia akan satelit, maka besar juga biaya dan upaya yang harus dilakukan untuk meluncurkannya.

Ini Alasan Indonesia Harus Luncurkan Satelit Sendiri Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

Sejak tahun 2000, setidaknya ada 4 satelit karya bangsa sendiri yang dibuat LAPAN dan berfungsi dengan baik. Satelit-satelit buatan lokal ini meluncur di negara asing, karena kita belum punya roket peluncuran.

Nah, dengan dibangunnya bandara antariksa di Biak nanti, kita akan bisa meluncurkan satelit buatan sendiri, menggunakan roket buatan sendiri, dari bandara antariksa di Bumi Indonesia sendiri. Ini bukan hanya tentang efisiensi dan menekan biaya. Lebih dari itu, upaya ini mengantarkan Indonesia secara bertahap menuju kemandirian teknologi sains dan keantariksaan.

Karena butuh dana sangat besar, teknologi tinggi, dan risiko yang juga tidak kecil, LAPAN akan memecah strategi dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

“Pertama, LAPAN akan membangun bandara skala kecil di Biak untuk pengujian berbagai roket. Roket peluncur satelit selama ini menggunakan lokasi di Garut, Pameungpeuk. Itu untuk kelas (roket) diameter 40 cm masih aman walau riskan. Kalau ada peluncuran, penduduk harus dievakuasi,” kata Djamal seraya menambahkan bandara antariksa kecil ini ditargetkan selesai pada 2024.

Strategi kedua, LAPAN akan membangun bandara antariksa internasional yang akan bekerja sama dengan negara-negara pegiat keantariksaan seperti China, Jepang, Korea dan India.

Djamal optimistis kehadiran bandara antariksa di Biak kelak akan diminati banyak pihak karena lokasinya yang sangat strategis karena dekat dengan ekuator yang memberikan banyak keuntungan.

“Secara prinsip mereka berminat juga karena mereka juga berkepentingan meluncurkan roket-roket dari wilayah yang dekat dengan ekuator,” sebutnya.

Dia juga mengatakan, bidang keantariksaan ke depannya akan dianggap mempunyai nilai komersial dan menguntungkan sebagai suatu bisnis, sehingga pihak swasta akan ikut masuk meramaikan kemajuan teknologi di bidang ini.

“Contohnya SpaceX yang teknologinya boleh dibilang kini lebih maju dibandingkan NASA. Jadi sekarang sudah bergeser ke swasta. LAPAN juga akan mengupayakan pola penganggaran yang tidak bergantung sepenuhnya pada APBN. Bahkan nanti kegiatan tertentu mungkin sepenuhnya swasta yang ambil alih dan LAPAN sebagai pihak pemerintah jadi regulatornya,” jelasnya.

Simak wawancara lengkap dengan Thomas Djamaluddin dalam Blak-blakan detikcom: Bandara Antariksa, Satelit, dan UFO lewat video berikut ini.

[Gambas:Video 20detik]

(rns/fay)


Source link

Agen Poker Online Terpercaya


IDN Play : MEDALPOKER adalah Network Multiplayers Terbesar, Referral Terbaik dan Terpercaya untuk Permainan IDN Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa Indonesia.

Agen Poker Online Terpercaya

(Poker, Domino QQ, Bandar Ceme, Capsa Susun)

Indonesia — Poker, Domino QQ, Ceme, Capsa

MEDALPOKER
www.medal-poker.com/88

————————————————————————

Continue Reading

Trending

© 2019 IDN Berita Online - News 4Fun Warta Indonesia .